Nama : Dany Bun
Kelas : 2TB01
NPM: 22314535
Lantai dari Bambu
• Bambu adalah tanaman
jenis rumput-rumputan dengan rongga dan ruas di batangnya. Bambu memiliki
banyak tipe. Nama lain dari bambu adalah buluh, aur, dan eru. Di dunia ini
bambu merupakan salah satu tanaman dengan pertumbuhan paling cepat. Bambu
biasanya terbuat dari bambu yang sudah berusia 4 hingga 6 tahun. Ciri
kematangan fisik bisa dikenali dari bunyi nyaring saat batang diketuk. Bisa
juga diukur dengan alat pengukur kepadatan batang (density test) berupa jarum
yang ditembakkan ke batang bambu. Cukup akurat, namun harga alat ini relatif
mahal. Bambu matang berdensitas tinggi. Seratnya tidak kisut jika telah kering.
• Pemilihan
pembuatan lantai Dari bambu dikarenakan ketersediaan pohon di Indonesia yag
semakin menipis dikarenakan pembalakan liar,sedangkan persediaannya di bumi ini
belum langka atau masih banyak yang membuat bambu termasuk bahan bangunan
inovasi yang lebih ramah lingkungan, salah satu pemanfaatannya dengan membuat
Lantai dari bahan dasar bambu.
• Ada
Empat jenis lantai bambu;
- Lantai bambu khusus bangunan.,lantai ini terbuat dari pinus yang dilapisi bambu.
- Lantai bambu horizontal. Lantai bambu semacam ini dibuat dari lembaran papan bambu yang dilapisi dan direkatkan satu sama lain. Lantai bambu ini memiliki galur-galur serat bambu yang khas.
- Lantai bambu vertikal. Lantai bambu semacam ini dibuat dengan memasang tiga bilah bambu, dan merekatkannya dengan lem
- Lantai bambu dengan membuat anyaman. Ini adalah cara yang paling ramah lingkungan. Lantai ini dibuat dengan memotong tangkainya, mengeringkannya, lalu memanaskannya. Bambu perlu dipanaskan untuk menguapkan glukosa yang terdapat di dalamnya. Selanjutnya batang-batang bambu dikompresi dengan tekanan tinggi. Cara ini akan menghasilkan bilah bambu yang lebih bersih dan dua kali lebih padat.
• Beberapa
teknik memasang lantai bambu:
- Menempelkannya langsung ke cor beton
- Memasukkannya pada celah lantai dengan gaya mengambang
- Dapat juga dengan cara memakunya atau menjepitkannya ke lantai.
• Cara
PemasanganCara Pemasangan :
1. Tentukan arah pemasangan, searah
dengan panjang ruangan.
2. Pasang busa \ foam atau triplek di
atas acian lantai dengan dipaku.
3. Sebelum memasang lantai bamboo,susun
dahulu 2-3 baris bilah papan lantai
bambu. Pakai bilah yang lebih pendek
di dekat dinding untuk mengurangi
pemotongan. Beri jarak 5mm di
sepanjang daerah dinding sebagai ruang memuai
4. jika lebar ruangan lebih dari 4m,
beri jarak 1mm untuk tiap 4 baris bilah lantai bambu.
5. ketok tepian lantai bamboo dengan
palu karet untuk memastikan sambungan antar bambu
sudah
cukup kuat.
6. pasang lis/ skirting bamboo
disekeliling dinding. Paku lis kearah dinding bukan ke lantai
bambu.
• Cara
Perawatan:
v Pertama, gunakan
pel lembut untuk membersihkan debu disetiap harinya, atau cukup dengan
menyapunya (gunakan sapu yang berbahan lembut), untuk mencegah goresan pada
lantai;
v Kedua, letakkan
keset kaki pada pintu, guna untuk mengurangi debu saat seseorang memasuki
ruangan;
v Ketiga, gunakan
beberapa tetes deterjen dan setengah ember air untuk mengepel lantai, peras
kain pel hingga menjadi setengah kering, jika terlalu banyak kandungan air dalam
kain pel akan merusak lantai. Jika Anda merasa tidak sempat untuk menggunakan
cara sederhana Anda bisa membeli produk yang khusus direkomendasikan untuk
pembersih lantai bambu.
v Keempat,
jika terdapat meja, kursi, atau meubeul lainnya, baiknya dilapisi karet
menghindari pecahnya serat bambu.
· • Kelebihan :
v Harga
yang relatif murah apabila dibandingkan
dengan parket kayu
v Lebih
ramah lingkungan
v Memberikan
kesan sejuk terhadap ruangan
v Lebih
anti rayap dari pada parket kayu
• Kekurangan
:
v Kurang
tahan air
v Mudah
pecah jika terkena paku
v Mudah
tergores
v Tidak
tahan benda benda kimia, tinta
Sumber: