Senin, 20 Maret 2017

Avenue of Stars
Nah sekarang yang akan dibahasa juga masih berada di Hong Kon, yaitu Avenue of Stars. Avenue of Stars  adalah suatu tempat yang mengambil contoh dari Hollywood Walk of Fame, terletak di sepanjang jalan Victoria Harbour di Tsim Sha Tsui, Hong Kong. Ini adalah penghargaan yang diberikan pada kesohor dari dunia Industri Perfilman Hong Kong. Pada tahun 1982, kelompok New World Group membangun tempat pejalan kaki sepanjang tepi laut di sekitaran New World Centre di Tsim Sha Tsui East, Kowloon, Hong Kong. Pada tahun 2003, mereka mengumumkan bahwa akan membelanjakan sekitar HK$40 juta untuk membangun "Avenue of Stars", sebuah proyek yang didukung oleh Hong Kong Tourism Board, Tourism Commission, Leisure and Cultural Services Department dari pemerintahan Hong Kong dan Hong Kong Film Awards Association.
Tempat tersebut dibuka untuk umum pada 28 April 2004 dengan upacara pembukaan yang diadakan satu hari sebelumnya, 27 April. Upacara tersebut dihadiri oleh tokoh-tokoh pemerintahan dan kalangan industri termasuk Henry Tang (Financial Secretary), Stephen Ip (Secretary for Economic Development and Labour), Patrick Ho (Secretary of Home Affairs), Selina Chow (Chair of Hong Kong Tourism Board), Manfred Wong (Director/Actor), dan Cheng Yu Tung (Pimpinan dari New World Group); yang mendanai tempat ini dari anggaran mereka sendiri, akhiryna dikembalikan kepada pemerintahaan Hong Kong SAR sebagai milik umum.
Pada saat pembukaan, area tersebut sudah dilengkapi dengan sekitar 73 cap tangan/kaki dari para kesohor yang sudah diseleksi olehHong Kong Film Awards Association dan para pembaca dari City Entertainment.
Area ini terletak pada bagian timur dari atraksi yang menarik turis sangat banyak di sepanjangan tepian laut area Tsim Sha Tsui. Sebagai daya tarik lainnya juga ditambahkan beberapa arena yang menarik untuk turis termasuk Museum of Art, Space Museum, Cultural Centre dan Clock Tower.
Memasuki arena tersebut dari arah Salisbury Garden, akan bertemu langsung dengan sebuah patung replika setinggi 4.5 meter, yang merupakan tiruan dari penghargaan yang diberikan kepada para pengunjung Hong Kong Film Awards. Sepanjang 440 meter jalan tersebut juga diceritakan perjalanan sejarah perfilman Hong Kong selama seratus tahun terakhir, yang digambarkan dalam sembilan pilar yang berwarna merah dan tulisan di sekelilingnya. Dalam setiap satu gambar ada plakat yang diberikan kepada pesohornya. Beberapa diantaranya disertai dengan tanda tangan dan cetakan tangan dari pesohor dalam sement, namun pada umumnya hanya berisikan plakat dan nama dari pesohornya saja.
Jalanan itu memberikan pemandangan yang menarik sepanjang Victoria Harbour. Di malah hari, tempat itu sangat terkenal sebagai tempat untuk menampilkan Symphony of Lights. Itu adalah tempat yang terbaik untuk melihat sisi glamor dari dunia keartisan di Hong Kong. Avenue of Stars di Tsim Sha Tsui pada saat ini ditutup karena sedang dalam pemugaran dan renovasi hingga akhir tahun 2018. Sementara ini, beberapa koleksi di Avenue of Stars ditampilkan di Garden of Stars dan Starry Gallery.




Sumber

DANYBUN
3TB01
22314535



CENTRAL PLAZA

Ada banyak gedung tinggi di hongkong dan sekarang akan dibahas sekilas tentangCentral Plaza. Central Plaza adalah gedung pencakar langit tertinggi kedua di Hong Kong. Dengan tinggi 374 meter, Central Plaza hanya kalah tinggi dari 2 IFC (415 meter) yang ada di Central, Hong Kong. Dennis Lau & Ng Chun Man Architects & Engineers (HK) Ltd. Adalah tim arsitek yang merancangnya.
Gedung ini terletak di Harbour Road 18, Wan Chai di Pulau Hong Kong. Dari 1992 sampai 1996, gedung ini adalah gedung tertinggi di Asia sampai Shun Hing Square di Shenzhen, Republik Rakyat Tiongkok selesai dibangun. Gedung berlantai 78 ini selesai pada bulan Agustus 1995. Tinggi gedung Central Plaza mengalahkan Bank of China Tower, dan memegang rekor sebagai gedung tertinggi di Hong Kong hingga pembangunan 2IFC selesai.
Central Plaza juga merupakan gedung beton bertulang tertinggi di dunia, sampai dikalahkan oleh CITIC Plaza di Guangzhou. Bangunan ini menggunakan rencana lantai segitiga. Di atap gedung terdapat tiang tempat empat buah lampu neon yang berfungsi sebagai penunjuk waktu. Warna lampu neon berubah-ubah sesuai waktu yang ditunjukkan. Lampu neon menyala satu demi satu dalam interval 15 menit hingga genap satu jam dengan lampu neon keempat, dan diulangi dari neon pertama dengan warna baru pada jam berikutnya.
Sebuah anemometer dipasang di bagian ujung tiang gedung. Anemometer ini berada pada ketinggian 378 meter di atas permukaan laut. Panjang tiang di atap gedung adalah 102 meter. Di gedung ini juga terdapat gereja tertinggi di dunia, yaitu Hong Kong City Church.

















Sumber
DANYBUN
3TB01

22314535
HONG KONG (SEJARAH DAN ARSITEKTUR)
Hong Kong adalah kota yang terletak di bagian tenggara Tiongkok di Pearl River Estuari dan Laut Tiongkok Selatan. Hong Kong terkenal dengan perkembangannya yang ekspansif, pelabuhan laut dalam alami, dan kepadatan penduduk yang sangat tinggi (sekitar 7 juta jiwa pada lahan seluas 1,104 km2(426 sq mi). Populasi Hong Kong saat ini terdiri dari 93.6% etnis Tionghoa. Sebagian besar dari penduduk Hong Kong yang berbahasa Kanton berasal dari Provinsi Guangdong, di mana penduduk dengan keterampilan melarikan diri ketika pemerintah komunis mengontrol Tiongkok tahun 1949.
Setelah kekalahan Tiongkok di Perang Opium Pertama (1839–42) dari Kerajaan Inggris, Hong Kong menjadi koloni Inggris dengan diserahkannya Pulau Hong Kong, kemudian diikuti Semenanjung Kowloon tahun 1860 dan penyewaan 99 tahun New Territories tahun 1898. Setelah diduduki oleh Jepang selama Perang Dunia II (1941–45), Inggris kembali mengontrol Hongkong hingga 30 Juni 1997. Sebagai hasil dari negosiasi antara Tiongkok dan Inggris, Hong Kong diserahkan ke Republik Rakyat Tiongkok melalui Deklaratasi Bersama Sino-Inggris tahun 1984. Kota ini menjadi Daerah Administratif Khusus pertama di Tiongkok melalui asas "satu negara, dua sistem".
Di akhir 1970-an, Hong Kong berkembang menjadi penghubung perdagangan utama dan pusat keuangan dunia, dan dianggap sebagai salah satu kota global. Kota ini menempati posisi kelima pada Indeks Kota Global 2014 setelah New York CityLondonTokyo and Paris. Kota ini memiliki pendapatan per kapita yang tinggi dan mengalami ketimpangan ekonomi yang parah. Kota ini juga memiliki Indeks Pembangunan Manusia yang tinggi. Hong Kong adalah pusat keuangan ketiga terpenting setelah New York dan London. Ekonomi berbasis jasa, dicirikan dengan pajak rendah dan perdagangan bebas, dan mata uang negara ini (Dolar Hong Kong) adalah mata uang paling banyak diperdagangkan kedelapan di dunia.
Hong Kong memiliki jaringan transportasi umum yang sangat baik, dan 90% penduduk menggunakan transportasi massal, baik kereta maupun bus. Keterbatasan lahan menjadikan infrastrukturnya padat dengan arsitektur modern, menjadikan Hong Kong sebagai kota paling vertikal di dunia. 
Menurut Emporis, ada 1.233 gedung pencakar langit di Hong Kong, menempatkan kota ini sebagai kota dengan pencakar langit terbanyak di dunia. Kepadatan penduduk yang tinggi ini disebabkan karena semakin sedikitnya lahan kosong yang tersedia, dan jarak rata-rata antara tepi pantai dengan pegunungan curam di Pulau Hong Kong berkisar 1.3 km (0.81 mi), banyak juga diantaranya dari tanah reklamasi. Kekurangan lahan ini menyebabkan berdirinya kantor-kantor dan perumahan tingkat tinggi. 36 dari 100 bangunan tempat tinggal tertinggi dunia ada di Hong Kong. Lebih banyak penduduk Hong Kong yang tinggal atau bekerja di lantai 14 atau lebih, menjadikannya kota paling vertikal di dunia.
Sebagai akibat dari kekurangan lahan dan permintaan konstruksi, sedikit gedung tua yang tersisa, dan kota ini menjadi pusat arsitektur modern. International Commerce Centre (ICC), dengan ketinggian 484 m (1,588 ft), adalah gedung tertinggi di Hong Kong dan ketiga tertinggi di dunia. Gedung tertinggi sebelum ICC adalah Two International Finance Centre, dengan ketinggian 415 m (1,362 ft) Gedung lain yang terkenal adalah Gedung kantor pusat HSBC Hong KongCentral PlazaThe CenterA Symphony of Lights dan Menara Bank of China. Pemandangan Hong Kong juga sering disebut sebagai yang terbaik di dunia, dengan sekelilingnya pegunungan dan Pelabuhan Victoria. Kebanyakan gedung tertua yang tersisa, seperti Tsim Sha Tsui Clock TowerCentral Police Station, dan sisa-sisa Kowloon Walled City dibangun pada abad ke-19 dan awal abad 20.
Ada banyak pembangunan yang sedang dilakukan, termasuk pembangunan gedung-gedung pemerintah baru, pembangunan ulang waterfront di Central, dan beberapa proyek di Kowloon Barat. Banyak pengembangan baru diarahkan ke sisi lain Pelabuhan Victoria di Kowloon, semenjak penutupan Bandara Kai Tak tahun 1998. Urban Renewal Authority aktif dalam menghancurkan kawasan tua, termasuk pembangunan ulang kawasan Kwun Tong, pendekatan yang dikritisi karena dampaknya pada identitas budaya dan masyarakat berpenghasilan menengah bawah.

Sumber                      

DANYBUN
3TB01
22314535