Revitalisasi Toko Buku G Kolff & Co
Sketsa Denah
Bangunan lama toko buku G Kolff & Co memiliki
gaya Art Deco yang sangat klasik. Bentuk tersebut tidak berubah sampai tahun
1948 dimana toko buku tersebut dinyatakan tutup dan bangunannya dibiarkan
kosong dan lapuk dimakan waktu. Jika dilihat sesuai keadaan sekarang, bangunan
tersebut sebagian besar sudah rubuh dan siap untuk diratakan.
Usia G Kolff & Co
mencapai 100 tahun pada 1948. Selanjutnya, gedung itu dibiarkan tak terurus dan
tak berfungsi. Kini, PT JOTRC selaku pelaksana proyek revitalisasi Kota Tua
berniat mengembalikan kejayaan toko buku tersebut. Laman jakarta.go.id
menyebutkan, G Kolff & Co dulu juga sering dipakai untuk pameran karya
pelukis tersohor Hindia Belanda, seperti GP Adolfs dan R Strasser.
"Kenapa bangunan
itu kami ratakan dengan tanah? Karena akan kami bangun lagi sebagai toko buku,
perpustakaan, kafe, serta wadah bagi komunitas penulis dan sastrawan,"
ujar Yayat Sujatna, Manajer Proyek Revitalisasi Kota Tua dari PT JOTRC.
Pembongkaran gedung
sudah melalui serangkaian kajian dan tes oleh Tim Sidang Pemugaran Kota Tua.
Menurut rencana, akan dibangun gedung tiga-empat lantai. Gedung-gedung itu juga
akan menyatu dengan gedung Van Vlueten & Cox, Onthel Warehouse, blok Dharma
Niaga, dan Tjiptaniaga yang berada dalam satu kompleks. Revitalisasi gedung G
Kolff & Co ini ditargetkan selesai akhir 2016. "Sekarang baru sampai
pada tahapan pemilihan kontraktor. Desain gedung dirancang oleh arsitek Andramatin,"
kata Yayat.
Diharapkan, revitalisasi
yang sedang dikerjakan PT JOTRC ini mampu mengembalikan jejak sejarah G Kolff
& Co yang kini hilang tak berbekas.
SUMBER :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar